Lepas dari tali kekang. Ditunggangi mahkluk gaib. Delapan Kuda Putih. Bermahkota.
Oleh: Rudiyanto
Usai melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha, warga Jalan Keraton, RT 9 berkumpul di depan pelataran sebuah rumah kuno bergaya bubungan tinggi yang sudah sejak lama tak berpenghuni. Saban tahun, pelataran rumah Banjar menjadi tempat penyembelihan hewan kurban. Pelataran rumah yang cukup luas dan teduh dengan beberapa pohon besar di depannya menjadi pilihan tempat tepat penyembelihan pilihan warga.
Sapi-sapi kurban juga telah siap di pelataran. Warga seperti ingin segera menyaksikan prosesi penyembelihan. Beberapa warga kemudian menghampiri salah satu sapi yang terikat tenang oleh tali kekang. Salah satunya membawa golok panjang yang terlihat sangat tajam.
Namun tiba-tiba warga dan tukang jagalnya terkejut. Salah satu sapi tiba-tiba berlari. Padahal waktu itu, tali kekang sapi terikat kuat pada sebuah batang pohon. Seperti ada yang sengaja melepaskan tali kekang sapi dari tempatnya.
Puluhan warga berusaha menghentikannya dengan memegang tali kekangnya. Tapi usaha warga tak berhasil. Sapi yang berlari seperti kesurupan itu memiliki tenaga yang tak sewajarnya seperti sapi normal pada umumnya. Tenaganya begitu kuat sehinggamemaksa warga melepaskannya.
Warga yang terlihat pasrah hanya melihat sapi it uterus berlari. Anehnya sapi tak berlari menjauh, sapi hanya berlari mengelilingi rumah banjar sampai beberapa kali putaran. Setelah putaran ketiga, langkah kaki sapi mulai melambat dan pada akhirnya sapi berjalan seperti biasa. Seperti ada yang menuntun, sapi berjalan menuju tempat semula.
Warga yang melihat kejadian itu keheranan melihat tingkah sapi yang aneh itu. Rasa heran warga semakin bertambah saat mendekat kea rah sapi yang telah tenang di tempat semula itu. dengan rasa heran pula, warga melihat tali kekang sapi sudah terikat kembali di batang pohon semula.
“Menurut salah satu warga yang memiliki kemampuan indera ke enam, sapi itu dipinjam mahkluk gaib penghuni rumah Banjar dan ditunggangi berkeliling rumah beberapa kali,” kata Supian salah seorang warga setempat ditemui belum lama tadi.
***
